Kata ganti ada dua macam:
- Isim Dhomir Bariz (بَارِزٌ): Yang tampak atau tertulis.
- Isim Dhomir Mustatir (مُسْتَتِرٌ): Yang tidak tampak atau tidak tertulis.
Pada materi kali ini kita hanya akan belajar Isim Dhomir Bariz (tampak/tertulis) terlebih dahulu.
Isim Dhomir Bariz (tertulis/tampak) dibagi menjadi dua:
- Dhomir Muttasil: Isim dhomir yang menempel pada kata lain.
- Dhomir Munfashil: Isim dhomir yang tidak menempel pada kata lain.
Dhomir Munfashil (ضَمِيْرٌ مُنْفَصِلٌ) / yang terpisah
Dhomir Munfashil adalah dhomir (kata ganti) yang penulisannya wajib terpisah dari kata lain.
Contoh dhomir munfashil:
- Saya adalah murid: أَنَا طَالِبٌ
- Kamu adalah guru: أَنْتَ أُسْتَاذٌ
Pada contoh di atas penulisan kata ganti terpisah dari kata lainnya.
Hafalkanlah tabel dhomir munfashil di bawah ini:

Dhomir Muttasil (ضَمِيْرٌ مُتَّصِلٌ) / yang menempel:
Dhomir Muttasil adalah dhomir yang penulisannya menempel pada kata lain (isim, fi'il, maupun harf).
Contoh dhomir muttasil yang menempel pada Isim:

Contoh dhomir muttasil yang menempel pada Harf:

Contoh dhomir muttasil yang menempel pada Fi'il:

Fi'il berikut juga ditempeli oleh dhomir muttasil:

Tabel dhomir muttasil:

Penutup
Alhamdulillah materi ini telah selesai. Semoga memberikan pemahaman lebih baik dalam mempelajari Bahasa Al-Qur’an.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar